Kamis, 29 Desember 2011

ingatlah syair kematian ini !

Orang terasing bukan yang ada di Syam atau Yaman
namun yang sendiri di liang lahat dibungkus kain kafan
Dia yang di negeri asing punya hak tuk ditunaikan
oleh penduduk setempat, tempat bernaung juga makan
Jangan kau hardik orang asing, aduh jangan
cukup hardiknya semua hinaan serta cobaan

Perjalanan sangat jauh, namun amat tak cukup bekalku
kekuatanku melemah, sedang kematian memburu dan mengejarku
Kumasih punya sisa dosa - dosa yang tak tahulah aku
hanya Allah yang tau, rahasia dan juga terangku
Kumasih diberi waktu, aduhai sabarnya Allah terhadapku
kubuat dosa dengan kurang ajar, namun Dia pun tutupiku

Kulewati waktu di hari-hariku tanpa sesal sedikit pun
tanpa tangis , tanpa takut , tanpa sedih sepanjang kurun
Akulah orang yang menutup rapat pintu dengan tekun
tuk bermaksiat, padahal Allah lihatku dan apa pun
Oh, kehilangan yang tercatat di lalai yang terhimpun
Aduh, sesal yang tersisa di hati bakarku tanpa ampun

Biarkanku berkabung dan ratapidiriku ini sendiri
serta habiskan waktu berpikir sedih tentang diri
Seolah aku tak berdaya di antara keluarga yang berdiri
di ranjang, mereka bolak balik tubuhku, kanan dan kiri
Seakan aku dikelilingi orang-orang meratap perih
berkabung tangisiku, umumkan kematianku iini hari

Mereka telah coba hadirkan dokter tuk obati
tapi tak ada dokter yang bisa sembuhkan mati
Ruh dikeluarkan lalui tenggorokku nan tersakiti
mulailah air liurku berceceran sebab ia lewati
Sekaratku semakin dahsyat , jadilah kematian dinanti
meski peluh membanjit tapi tiada ampun dan iba hati

Nyawa melayang sedang jasad terbaring tanpa daya
sanak saudara gerakkan tubuhku, rasa tak percaya
Mereka tutupiku , rapatkan mulutku sebisa upaya
lantas dicarikanlah kain kafanku dengan biaya
Berjalanlah cepat-cepat orang kesayanganku
memanggil orang agar memandikanku , menyeranya

Maka mereka membaringkanku di atas dipan
dan datanglah juru mandi berhadap hadapan
Menyiramiku dari atasku dan membauh badan
tiga kali tiga kali lalu meminta kain kafan
Mereka kenakan padaku pakaian yang tanpa lengan
jadilah bekalku balsam yang mereka usap usapkan

Mereka lalu keluarkanku dari dunia , oh sesal
perjalananku tanpa disertai oleh cukup bekal
Yang menggotongku di atas pundak, empat lelaki sekal
para pria lainnya belakangan, antarku tak tertinggal
Mereka membawaku ke mihrab, lantas mundur menyempal
di belakang imam , shalatiku , ucapkan selamat tinggal

Dengan shalay yang tanpa rukuk , mereka shalatiku
tiada pula sujud, semoga Allah mengasihaniku
Mereka turunkan jenazahku perlahan ke kuburku
salah satu di antara mereka benahi posisiku
Dia buka kain penutup wajahku, tuk pandangiku
meneteslaj air matanya , lalu dia cium keningku

Serunya , timbun dia dengan tanah , bak semula
semua orang pun menggadai untuk raih pahala
Sungguh aku takut waktu mataku lihat segalanya
kengerian yang dulu kulalaikan, kini menyala
Pertanyaan Munkar Nakir, kujawab apakah pula ?
ketakutan amat mencekamku, sedih pun menggila

Mereka pun menyuruhku duduk , lalu ku ditanyai
tolong siapakah selain Kau, Tuhanku , kumintai ?
Limpahkanlah aku kemaafan-Mu, oh yang ku cita-citai
kasihanilah orang yang tinggalkan anak dan handai
Keluargaku ributkan warisan dan pergi melambai
tinggalkan dosaku kupikul , kuatku tidak sampai

Orang yang punya dunia seisinya, coba perhatikan !
apa yang ia tinggalkannya bawa selain balsam dan kafan ?
Puas dan relalah akan dunia sekedar cukup makan
andai yang ada di dalamnya hanyalah enak badan
Wahai penanam kebaikan, panenlah buah buahan
wahai penanam keburukan, nasibmu tergadaikan

Carilah pahala , hentikan maksiat
semoga Allah menyayangiku oleh karena taat
Beramallah dan segeralah tobat
semoga setelah mati , pahala engakau dapat
Bagi Baginda Nabi Muhammad SAW segenap Shalawat
Pujian bagi Alllah, dengan-Nya kami selamat !


Terinspirasi dari buku : BEKAL MENGGAPAI KEMATIAN YANG KHUSNUL KHATIMAH !

Selasa, 06 Desember 2011

sukses ujian semester :)

Berikut ini adalah tips dan triks yang dapat menjadi masukan berharga dalam mempersiapkan diri dalam menghadapi ulangan atau ujian :

1. Belajar Kelompok
Belajar kelompok dapat menjadi kegiatan belajar menjadi lebih menyenangkan karena ditemani oleh teman dan berada di rumah sendiri sehingga dapat lebih santai. Namun sebaiknya tetap didampingi oleh orang dewasa seperti kakak, paman, bibi atau orang tua agar belajar tidak berubah menjadi bermain. Belajar kelompok ada baiknya mengajak teman yang pandai dan rajin belajar agar yang tidak pandai jadi ketularan pintar. Dalam belajar kelompok kegiatannya adalah membahas pelajaran yang belum dipahami oleh semua atau sebagian kelompok belajar baik yang sudah dijelaskan guru maupun belum dijelaskan guru.

2. Rajin Membuat Catatan Intisari Pelajaran
Bagian-bagian penting dari pelajaran sebaiknya dibuat catatan di kertas atau buku kecil yang dapat dibawa kemana-mana sehingga dapat dibaca di mana pun kita berada. Namun catatan tersebut jangan dijadikan media mencontek karena dapat merugikan kita sendiri.

3. Membuat Perencanaan Yang Baik
Untuk mencapai suatu tujuan biasanya diiringi oleh rencana yang baik. Oleh karena itu ada baiknya kita membuat rencana belajar dan rencana pencapaian nilai untuk mengetahui apakah kegiatan belajar yang kita lakukan telah maksimal atau perlu ditingkatkan. Sesuaikan target pencapaian dengan kemampuan yang kita miliki. Jangan menargetkan yang yang nomor satu jika saat ini kita masih di luar 10 besar di kelas. Buat rencana belajar yang diprioritaskan pada mata pelajaran yang lemah. Buatlah jadwal belajar yang baik.

4. Disiplin Dalam Belajar
Apabila kita telah membuat jadwal belajar maka harus dijalankan dengan baik. Contohnya seperti belajar tepat waktu dan serius tidak sambil main-main dengan konsentrasi penuh. Jika waktu makan, mandi, ibadah, dan sebagainya telah tiba maka jangan ditunda-tunda lagi. Lanjutkan belajar setelah melakukan kegiatan tersebut jika waktu belajar belum usai. Bermain dengan teman atau game dapat merusak konsentrasi belajar. Sebaiknya kegiatan bermain juga dijadwalkan dengan waktu yang cukup panjang namun tidak melelahkan jika dilakukan sebelum waktu belajar. Jika bermain video game sebaiknya pilih game yang mendidik dan tidak menimbulkan rasa penasaran yang tinggi ataupun rasa kekesalan yang tinggi jika kalah.

5. Menjadi Aktif Bertanya dan Ditanya
Jika ada hal yang belum jelas, maka tanyakan kepada guru, teman atau orang tua. Jika kita bertanya biasanya kita akan ingat jawabannya. Jika bertanya, bertanyalah secukupnya dan jangan bersifat menguji orang yang kita tanya. Tawarkanlah pada teman untuk bertanya kepada kita hal-hal yang belum dia pahami. Semakin banyak ditanya maka kita dapat semakin ingat dengan jawaban dan apabila kita juga tidak tahu jawaban yang benar, maka kita dapat membahasnya bersama-sama dengan teman. Selain itu

6. Belajar Dengan Serius dan Tekun
Ketika belajar di kelas dengarkan dan catat apa yang guru jelaskan. Catat yang penting karena bisa saja hal tersebut tidak ada di buku dan nanti akan keluar saat ulangan atau ujian. Ketika waktu luang baca kembali catatan yang telah dibuat tadi dan hapalkan sambil dimengerti. Jika kita sudah merasa mantap dengan suatu pelajaran maka ujilah diri sendiri dengan soal-soal. Setelah soal dikerjakan periksa jawaban dengan kunci jawaban. Pelajari kembali soal-soal yang salah dijawab.

7. Hindari Belajar Berlebihan
Jika waktu ujian atau ulangan sudah dekat biasanya kita akan panik jika belum siap. Jalan pintas yang sering dilakukan oleh pelajar yang belum siap adalah dengan belajar hingga larut malam / begadang atau membuat contekan. Sebaiknya ketika akan ujian tetap tidur tepat waktu karena jika bergadang semalaman akan membawa dampak yang buruk bagi kesehatan, terutama bagi anak-anak.

8. Jujur Dalam Mengerjakan Ulangan Dan Ujian
Hindari mencontek ketika sedang mengerjakan soal ulangan atau ujian. Mencontek dapat membuat sifat kita curang dan pembohong. Kebohongan bagaimanapun juga tidak dapat ditutup-tutupi terus-menerus dan cenderung untuk melakukan kebohongan selanjutnya untuk menutupi kebohongan selanjutnya. Anggaplah dengan nyontek pasti akan ketahuan guru dan memiliki masa depan sebagai penjahat apabila kita melakukan kecurangan.

Semoga tips cara belajar yang benar ini dapat memberikan manfaat untuk kita semua, amin.